Medan (26/02/26) - Kegiatan Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum di Provinsi Sumatera Utara menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menghadapi dan mencegah kejahatan yang mengancam nilai-nilai kemanusiaan tersebut.
Acara ini dihadiri oleh Sulaiman Harahap, selaku Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, serta Mulyono, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Utara. Kehadiran para pimpinan daerah dan pemangku kepentingan terkait mencerminkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam membangun langkah pencegahan TPPO yang terkoordinasi dan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa TPPO tidak dapat dipandang semata sebagai angka atau laporan administratif, melainkan persoalan kemanusiaan yang berdampak langsung pada kehidupan dan martabat manusia. Dengan posisi Sumatera Utara sebagai wilayah strategis yang memiliki mobilitas penduduk tinggi, upaya pencegahan memerlukan pendekatan menyeluruh melalui edukasi publik, peningkatan literasi masyarakat, serta penguatan koordinasi antarinstansi agar langkah-langkah yang diambil lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran. Melalui forum ini, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga media massa diharapkan dapat mengambil peran yang semakin aktif dalam mengampanyekan gerakan anti-TPPO. Kolaborasi yang solid antar seluruh elemen tersebut menjadi kunci untuk membangun sistem perlindungan masyarakat yang kuat, adaptif, dan berkesinambungan, sehingga upaya pencegahan TPPO di Provinsi Sumatera Utara dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. #bakesbangpolsumut #tppo #mendagri #kolaborasisumutberkah #pemprovsu